Senin, 28 November 2016

Ilmu Sosial Dasar(ISD) Individu, Keluarga, dan Masyarakat

Nama : Ardiano Vito
Kelas : 1 IA 21
NPM  : 51416017

Individu, Keluarga, dan Masyarakat

A.        Pengertian dari Individu
       Individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas didalam lingkungan sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya.
B.        Pengertian Pertumbuhan
            Menurut para ahli yang menganut aliran asosiasi berpendapat, bahwa pertumbuhan pada dasarnya adalah proses asosiasi. Pada proses asosiasi yang primer adalah bagian-bagian. Bagian-bagian yang ada lebih dahulu, sedangkan keseluruhan ada pada kemudian. Bagianbagian ini terkait menjadi satu sama lain menjadi keseluruhan oleh asosiasi. Proses Asosiasi yaitu terjadinya perubahan pada seseorang secara bertahap karena pengaruh baik dari pengalaman atau empiris luar melalui panca indera yang menimbulkan sensations maupun pengalaman mengenai keadaan batin sendiri yang menimbulkan reflexionis.
            Sedangkan pendapat aliran psikologi Gestalt tentang pertumbuhan yaitu proses diferensiasi. Pokok dalam proses diferensiasi adalah keseluruhan, sedangkan bagian-bagian hanya mempunyai arti sebagai bagian dari keseluruhan dalam hubungan fungsional dengan bagian-bagian yang lain. Jadi, keseluruhan lebih dulu ada, baru kemudian menyusul bagian-bagian. Jadi, pertumbuhan adalah proses perubahan secara perlahan-lahan pada manusia dalam mengenal sesuatu secara keseluruhan kemudian mengenal bagian-bagian dari lingkungan yang ada.
        Lain halnya dengan aliran sosiologi, aliran ini menganggap pertumbuhan adalah proses sosialisasi yaitu proses perubahan dari sifat mula-mula yang sosial kemudian secara bertahap disosialisasikan.
C.        Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan
            Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan antara lain sebagai berikut:
  1. Pendirian Nativistik Pertumbuhan individu yang semata-mata ditentukan oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir.
  2. Pendirian Empiristik dan Environmentalistik Pertumbuhan individu yang semata-mata tergantung pada lingkungan sedangkan faktor dasar tidak berperan sama sekali.
  3. Pendirian Konvergensi dan Interaksionisme Pertumbuhan individu yang ditentukan berdasarkan interaksi antara dasar dan lingkungan.

D.        Tahap Pertumbuhan Individu Berdasar Psikologi
            Tahap pertumbuhan individu berdasar psikologi terbagi menjadi 4, yaitu:
  1. Masa vital yaitu dari umur 0,0 sampai umur 2,0 tahun
  2. Masa estetik yaitu dari umur 2,0 sampai umur 7,0 tahun
  3. Masa intelektual yaitu dari umur 7,0 sampai umur 13,0 atau 14,0 tahun
  4. Masa sosial yaitu dari umur 13,0 atau 14,0 sampai umur 20,0 tahun atau 21,0 tahun

E.        Pengertian dari Keluarga
            Keluarga adalah unit atau satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Biasanya sebuah keluarga terdiri dari suami, isteri, dan anak-anaknya.
F.         Fungsi dari Keluarga
            Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh keluarga.
Macam-Macam dari Fungsi Keluarga adalah sebagai berikut:
  1. Fungsi Biologis, dengan fungsi ini diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan-persiapan perkawinan bagi anak-anaknya karena dengan perkawinan akan terjadi proses kelangsungan keturunan.
  2. Fungsi Pemeliharaan, keluarga diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggotanya dapat terlindung dari gangguan-gangguan kesehatan, bahaya, dll.
  3. Fungsi Ekonomi, keluarga diwajibkan memenuhi kebutuhan manusia yang pokok yaitu pangan, sandang, papan. Selain itu, keluarga juga berusaha melengkapi kebutuhan jasmani seperti alat-alat sekolah, permainan anak, dll.
  4. Fungsi Keagamaan, keluarga diwajibkan untuk menjalani dan mendalami serta mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam pelakunya sebagai manusia yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  5. Fungsi Sosial, dengan fungsi ini keluarga berusaha untuk mempersiapkan bekal selengkap-lengkapnya untuk anak-anaknya dengan memperkenalkan nilai-nilai dan sikap-sikap yang dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan-peranan yang diharapkan akan mereka jalankan kelak bila sudah dewasa. Dengan demikian terjadi sosialisasi.



G.        Pengertian dari Masyarakat
            Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.
Golongan Masyarakat Menurut Perkembangannya, antara lain sebagai berikut:
  1. Masyarakat Sederhana, dalam lingkungan masyarakat sederhana (primitif), pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin.
  2. Masyarakat Maju, memiliki aneka ragam kelompok sosial atau lebih dikenal dengan sebutan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai.

H.        Hubungan antara Individu, Keluarga, dan Masyarakat
            Suatu individu dapat mengetahui dan mengembangkan potensi dirinya ketika individu tersebut mampu berinteraksi atau bersosialisasi dengan anggota keluarga dan anggota masyarakat karena keluarga merupakan media sosialisasi yang paling berperan dalam pembentukan potensi diri suatu individu sedangkan masyarakat merupakan faktor penunjang yang berperan dalam pengembangan sosialisasi secara lebih luas sehingga masyarakat tidak kalah pentingnya dengan keluarga. Sedangkan untuk membentuk suatu keluarga dan masyarakat diperlukan individu karena individu merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri melainkan saling bergantung pada individu lainnya. Jadi tidak dapat kita pungkiri lagi bahwa hubungan antara individu, keluarga, dan masyarakat sangatlah erat karena tidak akan ada sebuah keluarga dan masyarakat tanpa adanya individu, begitu juga sebaliknya, individu tidak akan dapat mengembangkan potensi diri serta bersosialisasi tanpa adanya keluarga dan masyarakat.

Ilmu Sosial Dasar(ISD) Pembagian kerja dalam masyarakat

Nama : Ardiano Vito
Kelas : 1 IA 21
NPM  : 51416017

PEMBAGIAN KERJA DALAM MASYARAKAT 




PEMBAGIAN KERJA merupakan pemisah suatu jenis pekerjaan yang dilakukan individu atau suatu kelompok individu tertentu. Jenis perkerjaan yang beragam di masyarakat tidak mungkin dikuasai dan dilakukan oleh setiap orang. Oleh sebab itu, dibutuhkan spesialisasi. Sehingga seorang hanya mengerjakan satu atau beberapa jenis pekerjaan saja. 


        Fungsi pembagian kerja ini untuk memudahkan dan menghindarkan bentrok kerja. Diwujudkan untuk mengelompokan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing individu atau kelompok. Dengan jadwal ataupun definisi pembagian pekerjaan akan disesuaikan dengan kemampuan seorang lebih terlihat, dan yang jelas lebih mengurangi tingkat kerumitan. Yang pastinya akan lebih efektif dan efisiensi.


        Pada masyarakat yang suka berburu misalnya, untuk laki-laki bertugas melakukan perburuan, sedangkan untuk perempuan bertugas mengumpulkan tumbuhan-tumbuhan dan binatang yang lebih kecil. Atau dalam masyarakat yang hidup dari meladang, untuk laki laki bertugas membuka hutan dan membakarnya, sedangkan perempuanya bertugas menanam bibit . Demikian pula untuk masyarakat yang hidup dari bertani, untuk laki laki bertugas membajak sawah dan perempuan bertugas menyemai serta memanen hasilnya. Bila di lihat dari usia, anak-anak biasanya melakukan pekerjaan ringan di rumah atau di luar rumah, sebaliknya orang dewasa bertugas mengerjakan pekerjaan yang lebih berat.


        Manurut Hasibuan (2007) “pengertian analisis pekerjaan adalah menganalisis dan mendesain pekerjaan apa saja yang perlu dikerjakan, bagaimana mengerjakannya, dan mengapa pekerjaan itu harus dilakukan. analisi pekerjaan adalah informasi tertulis mengenai pekerjaan apa saja yang harus dikerjakandalam suatu perusahaan agar tujuan tercapai”.


        Manfaat analisis pekerjaan akan memberikan informasi tentang aktivitas pekerjaan, standar pekerjaan, konteks pekerjaan, persyaratan personalia, perilaku manusia dan alat-alat yang akan digunakan. 


Pengertian pembagian kerja (job description) menurut beberapa ahli:



  • Menurut Hasibuan (2007). Pembagian kerja yaitu informasi tertulis yang menguraikan tugas dan tanggung jawab, kondisi pekerjaan, hubungan pekerjaan, dan aspek-aspek pekerjaan pada suatu jabatan tertentu dalam organisasi.  
  • Menurut Rivai (2004). Pembagian tugas adalah hasil analisis pekerjaan sebagai rangkaian kegiatan atau proses menghimpun dan mengolah informasi mngenai pekerjaan. 
  • Menurut Pophal (2008). “Pembagian kerja adalah rekaman tertulis mengenai tanggung jawab dari pekerjaan tertentu. Dokumen ini menunjukkan kualifikasi yang dibutuhkan untuk jabatan tersebut dan menguraikan bagaimana pekerjaan tersebut berhubungan dengan bagian lain dalam perusahaan



Dengan adanya pembagian kerja seperti di atas, pekerjaan jadi lebih ringan dan tidak memberatkan seseorang karena pekerjaan yang dilakukannya sesuai dengan kemampuannya. Jadi untuk setiap jenis pekerjaan dibutuhkanan tanggung jawab oleh masing-masing individu atau kelompok dari pekerjaan tersebut.




Referensi : 


http://www.psychologymania.com/2013/05/pengertian-pembagian-kerja.html

Ilmu Sosial Dasar (ISD) Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan


Nama : Ardiano Vito
Kelas : 1 IA 21
NPM  : 51416017

Pengertian Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan
Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan adalah konsep-konsep yang berhubungan satu sama lain. Penduduk bertempat tinggal di dalam suatu wilayah tertentu dalam waktu yang tertentu pula, , dan berkemungkinan akan terbentuknya suatu masyarakat di wilayah tersebut. Demikian pula hubungan antara masyarakat dengan kebudayaan, ini adalah hubungan dwi tunggal, yang merupakan kebudayaan adalah hasil dari masyarakat. Kebudayaan bisa terlahir, tumbuh, dan berkembang dalam suatu masyarakat, sebaliknya tidak ada suatu masyarakat yang tidak didukung oleh kebudayaan. Jadi, hubungan antara masyarakat dan kebudayaan merupakan hubungan yang saling menentukan.
  • Penduduk adalah orang-orang yang mendiami suatu wilayah tertentu, menetap dalam suatu wilayah, tumbuh dan berkembang dalam wilayah tertentu pula.
  • Masyarakat adalah suatu kehiduoan sosial manusia yang menempati wilayah tertentu, yang keteraturannya dalam kehidupan sosialnya telah dimungkinkan karena memiliki pranata sosial yang telah menjadi tradisi dan mengatur kehidupannya. Hal yang terpenting dalam masyarakat adalah pranata sosial, tanpa pranata sosial kehidupan bersama didalam masyarakat tidak mungkin dilakukan secara teratur. Pranata sosial adalah perangkat peraturan yang mengatur peranan serta hubungan antar anggota masyarakat, baik secara perseorangan maupun secara kelompok.
  • Kebudayaan adalah hasil budi daya manusia, ada yang mendefinisikan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Karya manusia menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, sedangkan rasa mewujudkan segala norma dan nilai untuk mengatur kehidupan dan cipta merupakan kemampuan berpikir dan kemampuan mental yang menghasilkan filsafat dan ilmu pengetahuan.
Keterkaitan Antara Masyarakat, Penduduk, dan Kebudayaan
Penduduk, masyarakat dan kebudayaan mempunyai hubungan yang erat antara satu sama lainnya.
Dimana penduduk adalah sekumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Sedangkan masyarakat merupakan sekumpulan penduduk yang saling berinteraksi dalam suatu wilayah tertentu dan terikat oleh peraturan – peraturan yang berlaku di dalam wilayah tersebut. Masyarakat tersebutlah yang menciptakan dan melestarikan kebudayaan; baik yang mereka dapat dari nenek moyang mereka ataupun kebudayaan baru yang tumbuh seiring dengan berjalannya waktu. Oleh karena itu penduduk, masyarakat dan kebudayaan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Kebudayaan sendiri berarti hasil karya manusia untuk melangsungkan ataupun melengkapi kebutuhan hidupnya yang kemudian menjadi sesuatu yang melekat dan menjadi ciri khas dari pada manusia ( masyarakat ) tersebut.
Masyarakat dan kebudayaan terus berkembang dari masa ke masa. Pada zaman dahulu, manusia hidup berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya, masyarakat yang hidup dalam keadaan yang seperti ini di sebut dengan masyarakat nomaden. Mereka berpindah ke tempat lain jika bahan makanan yang ada di derah mereka telah habis. Namun, seiring dengan waktu mereka mulai belajar untuk melestarikan daerah di mana mereka tinggal. Mereka mulai bercocok tanam dan berternak untuk melangsungkan kehidupan mereka. Hingga saat ini kegiatan bercocok tanam ( bertani ) menjadi ciri khusus masyarakat Indonesia dan dengan demi kian Indonesia di sebut dengan negara agraris, karena sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani hingga mereka dapat memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.
Masyarakat zaman dahulupun meninggalkan hasil kebudayaan yang beraneka ragam, mulai dari peralatan, bahasa, lagu, bangunan – bangunan, hingga berbagai macam upacara adat. Hasil kebudayan pada zaman prasejarah merupakan benda – benda tua yang terbuat dari batu – batu alam dan tulang – tulang binatang. Alat – alat tersebut mereka ciptakan untuk berburu binatang.
Pada zaman purba, masyarakat mulai tumbuh dan berkembang beserta dengan tumbuhnya peraturan – peraturan yang berlaku dan mengikat keberadaan masyarakat tersebut. Mereka hidup di bawah pimpinan raja yang berkuasa. Mereka juga mulai mengenal tulisan. Pada zaman ini masyarakat mulai mengenal suatu kepercayaan yang lebih jelas jika dibandingkan dengan masyarakat yang hidup pada zaman sebelumnya. Mereka yang dulu hidup dengan menyembah batu dan pepohonan besar kini mulai menyembah apa yang mereka sebut sebagai Tuhan. Kepercayaan yang berkembang pada zaman ini adalah agama Hindu dan Budha. Kedua agama ini membawa pengaruh yang sangat besar bagi masyarakat dan kebudayaan Indonesia. Bukan hanya dari segi kebudayaan tetapi juga dalam bentuk susunan masyarakat hingga kepada adat istiadat, karya seni dan sastra serta bentuk bangunan. Banyak sekali karya seni berupa lukisan, patung – patung dan candi – candi yang bercorak hindu maupun budha yang di bangun pada zaman ini.
Zaman madya ditandai dengan masuknya agama Islam. Agama Islam menyebar dengan cepatnya menyebar di Indonesia. Agama Islam juga memberikan pengaruh yang cukup besar bagi perkembangan kebudayaan di Indonesia. Islam memberikan sentuhan baru bagi perkembangan bangunan – bangunan dan karya seni maupun sastra di Indonesia.
Zaman baru di mulai sejak masuknya pengaruh barat ke Indonesia. Hingga saat ini zaman baru masih berlangsung. Proses berkembangnya kebudayaanpun masih terus berlangsung. Zaman baru membawa pengaruh dan perubahan yang besar. Mulai dari gaya hidup, cara berpakaian, bentuk bangunan dan lain – lain. Kebudayaan yang berasal dari luarpun tak hanya masuk, namun sebagian dari mereka bercampur dengan kebudayaan asli Indonesia sehingga terciptalah suatu kebudayaan yang baru.
Kebudayaan sendiri sebenarnya bergantung kepada bagaimana masyarakat itu tinggal dan berkomunikasi dengan sesamanya. Dengan demikian setiap Negara memiliki kebudayaan yang berbeda. Kebudayaan tidak akan pernah berhenti untuk berkembang selama masyarakat terus berkembang dan belajar demi kelangsungan hidupnya.
Pengertian Masalah Sosial dan Jenis Masalah Sosial dalam Masyarakat
Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.
Rumusan Angka Kelahiran
Dalam demografi, istilah tingkat kelahiran atau crude birth rate (CBR) dari suatu populasi adalah jumlah kelahiran per 1.000 orang tiap tahun. Secara matematika, angka ini bisa dihitung dengan rumus CBR = n/((p)(1000)); di mana n adalah jumlah kelahiran pada tahun tersebut dan p adalah jumlah populasi saat penghitungan. Hasil penghitungan ini digabungkan dengan tingkat kematian untuk menghasilkan angka tingkat pertumbuhan penduduk alami (alami maksudnya tidak melibatkan angka perpindahan penduduk (migrasi). Indikator lain untuk mengukur tingkat kehamilan yang sering dipakai: tingkat kehamilan total – rata-rata jumlah anak yang terlahir bagi tiap wanita dalam hidupnya. Secara umum, tingkat kehamilan total adalah indikator yang lebih baik untuk tingkat kehamilan daripada CBR, karena tidak terpengaruh oleh distribusi usia dari populasi.
Tingkat kehamilan cenderung lebih tinggi di negara yang ekonominya kurang berkembang dan lebih rendah di negara yang pertumbuhan ekonominya tinggi.
Pengertian Angka Kelahiran
Kelahiran adalah ekspulsi atau ekstraksi lengkap seorang janin dari ibu tanpa memperhatikan apakah tali pusatnya telah terpotong atau plasentanya masih berhubungan. Berat badan lahir adalah sama atau lebih 500 gram, panjang badan lahir adalah sama atau lebih 25 cm, dan usia kehamilan sama atau lebih 20 minggu. Angka kelahiran adalah jumlah kelahiran per 1000 penduduk.
Dinamika Penduduk
Dinamika kependudukan adalah perubahan kependudukan untuk suatu daerah tertentu dari waktu ke waktu. pertumbuhan penduduk akan selalu dikaitkan dengan tingkat kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk atau migrasi baik perpindahan ke luar maupun ke luar. Pertumbuhan penduduk adalah peningkatan atau penurunan jumlah penduduk suatu daerah dari waktu ke waktu.
Pertumbuhan penduduk yang minus berarti jumlah penduduk yang ada pada suatu daerah mengalami penurunan yang bisa disebabkan oleh banyak hal. Pertumbuhan penduduk meningkat jika jumlah kelahiran dan perpindahan penduduk dari luar ke dalam lebih besar dari jumlah kematian dan perpindahan penduduk dari dalam ke luar.
Sumber :

Kamis, 27 Maret 2014

Long Distance Relationship

Yak kali ini saya akan post tentang LDR atau Long Distance Relationship. Hubungan ini sangat lah susah, kenapa? karna terpisah oleh jarak. Kita ga tau gimana dia disana, sedang berbuat apa, dan gimana dia. Inilah yang selalu membuat kita kepo akan sebenernya dia disana, seperti gua yang lagi ngejalanin LDR ini. Gua selalu penasaran apa yang keseharian dia lakuin, gua ga selalu ada di deket dia, bahkan mungkin seminggu sekali ketemu. LDR itu harus banyak banyak ngerubah pola hubungan, biar ga jadi bosen dan akhrinya you know what i mean. Kalo LDR cuma gitu gitu aja pasti buat pasangan jenuh, selalu tampil beda dari yang sebelumnya bisa buat something yang ga bikin bosen. Contoh: *minggu kemaren A:"jangan lupa makan ya sayang" B:"iya sayang" *minggu berikutnya A:"eh koplak jangan lupa makan lu" B:"anjir lu" *enggg. Kalian mungkin dari hal hal kecil aja dulu. Pertahanin hubungan emang susah, tapi kalo ada niat dan usaha pasti bisa. Kita harus bisa jadiin dia apa yang kita butuh, seperti yang gua bilang di post-an sebelumnya *About L.O.V.E. Hubungan ini juga harus banyak sabar, ya you know kita ga tau kan dia diluar gimana jadi harus banyakin 'Think Positif' dan jangan terlalu dibawa serius bawa fun itu lebih baik. Buat kalian para cowo, cewe jaman sekarang ga suka serius lebih suka dibawa fun. Tapi kadang aja nyeseknya sendiri kalo LDRan ya contoh: ketika telponan malem malem pulsa anda habis tiba tiba dan paket off dan ga ada tukang pulsa yang buka dan akhirnya galau. Sebisa mungkin lu kabarin dan ingetin dia walaupun itu cuma di read atau ga dibales karna setidaknya kita udah ngabarin dibanding ga ada kabar sama sekali dan ini biasanya faktor break sebuah hubungan 'Lost Contact'. Mungkin sedikit lebay tapi setidaknya kita punya maksud yang baik. Di hubungan ini banyak kangennya, ya karna jarang ketemu sekalinya ketemu itu ga puas cuma satu hari. Emang si LDR banyak ga enaknya, tapi setidaknya ini lebih menantang dibanding yang setiap hari ketemu, satu kelas pula, kalo LDR kan jarang ketemu, sekalinya ketemu itu berasa banget lebih greget lah. hehe 
Beberapa Tips LRD eh LDR maksudnya:
1. Selalu ngasih kabar sesibuknya apapun, karena kalo udah bete dan unmood itu susah balikinnya
2. Selalu terbuka sesama pasangan, kalo lagi ada uneg uneg lebih baik jujur dibanding harus ditutupi akhirnya malah jadi emosi terus ga bisa di kontrol akhirnya *you know what i mean
3. Jangan cemburu berlebihan, cemburu boleh tapi jangan sampe dibutakan sama kecemburuan itu lebih baik langsung di omongin
4. Jadikan dia yang kalian butuh, jangan cuma awalnya mau tapi ga dibutuhin sama aja kayak beli sepatu tapi ga pernah dipake walaupun butuh awalnya harus ada mau.
5. Harus kontrol emosi, jangan emosi yang mengontrol kalian karna kadang ketika emosi omongan ga sesuai sama hati, justru bisa berujung penyesalan
6. Harus deket sama sahabatnya setidaknya supaya kita bisa mempunyai perantara dan bisa menanyakan info
7. Selamat mencoba
8. Maap kalo ada kesalahan.
9. Terimakasih
Post-an belum berakhir sampe situ aja,  jangan kalian jadikan Relationship ini menjadi Relationshit. 'Kita bisa ngomong sayang dan cinta ke siapapun tapi cuma sedikit yang bisa membuktikan'.- Om Mario Teguh quotes. Niatkan dari awal kalo emang dia yang kalian butuh. Sekali-sekali kalian harus nanya "Kamu hari ini mau kemana?" kalo jawabnya "Aku ga kemana mana" berarti itu jodoh. karna jodoh ga akan kemana mana. hehe. Thanks udah baca sorry kalo ada kata yang ga enekin eh enakin maksudnya, sekian terima kasih wassalam!.

Senin, 17 Maret 2014

Gamers

Gamers.... Gamers itu seorang yang sangat antusias kepada game, dan dia mahir memainkan game tersebut. Banyak yang bilang gamers itu madesu (masa depan suram) tapi justru bagi gua gamers itu suatu pekerjaan sampingan, kenapa? karna bagi gamers yang punya skill akan mengubah game tersebut menjadi rupiah bernilai jual tinggi. Gamers banyak menghabiskan waktu di depan komputer atau laptop untuk bermain game, bertransaksi, atau hanya sekedar chat bareng sesama gamers. Kehidupan sebagai gamers mungkin agak sedikit suram di dunia nyata, agak tertutup, lebih seneng di depan komputer, jarang keluar (keluar pun juga ke warnet). Hampir 70% remaja indonesia adalah gamers, dimulai dari anak bocah (bopung) sampe dewasa. Gua juga seorang gamers, tapi itu dulu, sekarang? udah gua kurangin. Dulu waktu masih kelas 1-2 SMP gua selalu keluar rumah untuk main ke warnet, yang namanya dirumah itu jarang banget, sekalinya dirumah paling tidur. Dulu yang namanya duit sama pulsa ngalir terus kayak aer cuma ketika gua dapet duit banyak orang disekitar gua selalu bilang "nyolong dimana vit?" fffuuuu. Dulu pun gua bisa beli barang barang sendiri tanpa harus minta ortu, tapi sayang sekarang ortu gua udah agak ngelarang takut masa depan suram kayak yang ditonton di tv "Nyolong duit untuk main warnet". Gamers itu easy going, orangnya santai, jarang emosi kalo di kehidupan nyata, tapi selalu emosi kalo lagi war ada temen satu team bego. Menurut gua jadi gamers itu belajar cara bagaimana sabar, mengontrol emosi, peka, dan bersikap yang seharusnya dilakukan. Contoh; sabar ketika temen team nya bego dalam war ketika di kehidupan biasa ada temennya yang bego dan ngeselin bisa sabar. Gamers bocah itu harus dibasmi, karena cuma bisa bacot dan ga ada skill. Kayak diwarnet yang sering gua datengin, belakangan ini sering banyak bocah dan kalo ngomong itu teriak teriak padahal di sebelahnya, pengen gua usir dia bayar, pengen gua jitak entar ngadu, jadinya gua kirimin message lewat biling dan akhirnya dia pun kesel dan diem. Gua seneng karna gua pernah jadi gamers karna sekarang gua orangnya easy going, penyabar, dan peka. Ini sangat berhasil di bidang pecintaan. Walaupun banyak yang bilang gamers itu pacarnya laptop kalo ga komputer tapi ga semua itu bener, gamers juga manusia punya hati sesaat hati dia kosong dia mungkin akan mencari seorang kekasih. Hidup sebagai gamers itu mudah tapi kadang susah kalo ga bisa dibawa enjoy. Gamers itu juga seorang manusia yang mempunyai hati dan butuh seorang yang bisa menemani hidupnya. Hidup Gamers itu ga suram seperti orang banyak bilang, seorang gamers itu bisa jadi pinter bahasa inggris, punya bekal untuk menjadi pembisnis, bisa menghasilkan duit sendiri, dan bisa mengontrol diri. So jangan pernah bilang kalo gamers itu suram, liat sisi positifnya. THINK AGAIN. Thanks udah baca, sorry kalo ada kata kata yang ga enak diucapkan. Hidup Gamers!.

Sabtu, 15 Maret 2014

Kehidupan Sebagai Orang Humoris

Kali ini gua mau post tentang kehidupan sebagai orang yang 'Humoris'. Tipe orang yang humoris biasanya lebih disukai banyak orang, kebanyakan cewe jaman sekarang demennya sama orang yang humoris daripada orang yang romantis. Jadi orang humoris itu ga mudah, karna emang harus ada bakatnya. Banyak orang yang mencoba menjadi humoris namun justru malah 'Garing' atau 'Ga lucu'. Humoris itu anugerah, kenapa? karna bisa selalu membuat orang disekitar kita tertawa karna kita, walaupun kadang jatohnya orang humoris justru di bully. Jadi orang Humoris itu banyak cobaan, tapi Tuhan membuat cobaan itu untuk kita cobain. Contoh: Ketika kita pengen ngelawak, lucu padahal cuma karna otak yang ngeliat lawakan kita ga nyampe jadi dibilang "sok asik najiez" atau "apasi garing woi" atau yang lebih greget "sok asik najiez, caper banget jadi orang ewh". Banyak cobaan ketika pengen jadi humoris, tapi kuncinya jangan nyerah hirauin aja apa yang mereka bilang, be strong!. Gua termasuk tipe orang yang humoris(Kata orang disekitar gua). Gua juga ga tau kenapa bisa jadi orang yang humoris, awal gua menjadi orang yang humoris karna gua pengen ngeliat orang disekitar bisa tertawa karna kekonyolan gua dibanding mereka sedih karna lagi galau, ada masalah, atau urat ketawanya udah putus. Gua seneng berbanyol ria, ngecengin sahabat sahabat gua dan akhirnya mereka semua tertawa bahagia. Hidup gua itu sederhana, makan pake nasi+lauk, tidur, bangun, sekolah, berolahraga. Sorry ga nyambung. Oke lanjut, gua sering dikatain homo sama temen temen gua karna kekonyolan gua seperti orang homo. Kadang banyak yang mempertanyakan gua "lu laki apa cowo? eh maksudnya laki apa cewe?" gua jawab "Gua masih normal, masih demen sama cewe tapi cowo juga*lho?". Gua ga homo tenang aja, gua cuma pengen terlihat konyol dan membuat orang orang disekitar gua tertawa. Gua masih suka sama cewe, buktinya gua udah punya pacar. Bisa diliat di bio twitter gua @ardianovito walaupun banyak temen temen gua yang bilang kalo itu cuma kedok aja. sht. Sekitar beberapa hari yang lalu gua main 'Truth or Dare' dan gua dapet giliran yang kena hukuman. Gua milih Dare dan gua disuruh foto selfie ala cewe. Setelah gua lakuin akhirnya disebar di twitter. Dan temen sekolah gua dapet foto itu, akhirnya sama temen sekolah itu di share lagi di twitter, apesnya dia itu waketos di sekolahaan gua. Akhir kata gua disekolah dibully karna foto itu. ffuuu. Gua orangnya sabar jadinya nikmatin aja karna emang dari awal niatnya menghibur. hehe. Gua seneng jadi orang yang humoris dan tersakiti karna sering dibully, dari hal itu gua bisa sabar dan mengatur emosi gua, jadinya gua ga jadi orang yang egois dan posesif. Dan gua orangnya easy going. Sekian dari cerita gua kalo ada salah kata mohon dimaafkan, gua cuma mau ngingetin bagi kalian yang mau jadi humoris kuncinya "HARUS JADI KONYOL UNTUK MEMBERIKAN TAWA AGAR ORANG TERDEKATMU TAK SEDIH". Gua akhiri, wassalam.

Senin, 10 Maret 2014

Perbedaan Temen dan Sahabat

Hai... Udah lama ga post nih, sorry maklum banyak kerjaan. hehe... Kali gua mau bahas tentang Perbedaaan temen dan sahabat. Kalian mungkin punya temen kan? sahabat karib pun pasti punya? apa jangan jangan ga punya keduanya? miris. Becanda hehe... Menurut kalian temen dan sahabat itu apa? kalo menurut gua temen itu orang yang cuma deket dan bergaul sama kita hanya sementara dan bisa pergi kapan aja, dan sahabat adalah orang yang selalu ada ketika kita seneng maupun susah dan ga pergi begitu aja. Temen dan sahabat itu punya banyak perbedaan:
1. Musibah
Temen:- kalo ada temen yang lainnya kena musibah konyol seperti jatoh/kepleset mereka bilang pasti kasian dan langsung bantuin.
Sahabat: kalo ada temen yang lainnya kena musibah konyol seperti jatoh/kepleset mereka menertawakan lo dan baru bantuin.
2. Doi/Pacar
Temen: kalo ada temen yang nikung pacar dia, pasti bakal marah marah dan langsung ngelabrak terus musuhan update status di twitter "K4mo3h pH0" terus bacot bacotan abis itu berantem akhirnya masuk rumah sakit sebelah sebelahan bacot bacotan lagi abis itu berantem masuk RS lagi dan seterusnya
Sahabat: ketika sahabat mereka menikung pacar dia pasti seorang sahabat yang baik dan benar dia bilang" thanks bro udah nyadarin gua kalo dia itu suka mainin perasaaan orang"  
3. Barang
Temen: Kadang kalo temen itu ga mau minjem barang barangnya seperti hp, PS, komputer, laptop, dll dengan segala alasannya mereka selalu ngeles terus bikin miris.
Sahabat: Sahabat ini orangnya easy going terhadap barang barangnya, mau diapain kek terserah macem sahabat gua yang minjemin ps3 nya seharian tanpa berenti di rumahnya dan dia cuma nontonin doang bareng pacarnya dan gua main sama sahabat gua yang satunya lagi. Gua berdua merasa Forever alone.
4. Diajak Kumpul Bareng
Temen: Kalo diajak kumpul kemungkinan besar itu 50:50. Kebiasaan temen kalo diajakin ngumpul bawaannya mager. Banyak yang udah janji tapi justru ga ditepatin ketika udah harinya.
Sahabat: Kalo diajak ngumpul pasti janji dan hadir walaupun ada halangan apapun mereka tetap hadir dan mencari alasan alasan untuk diperbolehkan mereka keluar rumah dan kumpul bareng sahabat sahabatnya
5. Masalah
Temen: Kalo punya masalah biasanya berkepanjangan bahkan sampe musuhan di twitter main sindir sindiran, mau minta maaf aja susah macem apalah.
Sahabat: Kalo punya masalah ga berkepanjangan, mau minta maaf pun gampang ga terlalu dibawa serius, palingan ga sampe seminggu udah maapan kembali dan main ejek ejekan terus marahan lagi terus baikan abis itu baikan lagi dan seterusnya
Sekian dari post gua kali ini, kalo ada kesalahan kata mohon dimaafkan, saya hanya sekedar nge-post. Wassalam